Saya adalah pelaku pena berasal dari sebuah kota budaya kecil Surakarta Jawa Tengah Indonesia. Tertarik pada sebuah sisi kehidupan dari peradaban ini.
Di samping itu, karena latar belakang pendidikan saya di Fakultas Sastra Jurusan Bahasa Inggris Universitas Sebelas Maret Surakarta, saya juga terlibat dalam kegiatan menerjemahkan Bahasa Inggris ke dalam Bahasa Indonesia dan sebaliknya.
Blog ini adalah salah satu wahana di mana saya menumpahkan segala gagasan dan ketertarikan saya kepada kehidupan ini.
Jika Anda tertarik untuk berinteraksi lebih jauh dengan saya, silakan terlibat dalam kehidupan saya. ( jasa terjemahan online ) di: 0271-5884647 a.n Agus Sulistyo


Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 April 2012

Cara Install Windows Xp Di Asus Eee Pc 1015P


Beberapa hari lalu saya dimintai teman untuk downgrade OS netbook asus Eee Pc 1015p miliknya yang awalnya terinstall Windows 7 ultimate. Dia minta untuk di Reinstall dengan windows Xp karena menggunakan windows 7 ultimate terasa Berat.
Akhirnya netbooknya ditinggal dirumah saya, tidak lama kemudian mulai saya kerjakan. Pertama saya membuat bootable USB dan menggunakan Windows Xp Sp2, setelah membuat bootable USB selesai, saya hidupkan netbooknya lalu masuk BIOS dan mengatur agar boot dari USB. Proses installpun berjalan dengan baik mulai dari memilih partisi, format partisi, sampai copy file dan kemudian restart....

Setelah restart proses install tahap dua di mulai, sampai sini masih lancar saja. Masalah mulai muncul ketika proses
               "Installing Devices"
Proses berhenti di menit 34 dan tidak mau lanjut. Saya pikir mungkin master windows saya yang bermasalah, jadi saya coba buat lagi bootable USBnya dengan master Windows Xp Sp2 yang berbeda. Setelah selesai saya coba lagi menginstall netbook itu. Tapi kejadiannya tetap sama, berhenti lagi di "Installing Devices" pada Menit 34.
Kemudian saya coba lagi install. Tapi dengan cara saya hapus semua partisi kemudian create kembali lalu format dan lanjut menginstall Windows Xp Sp2. Tapi tetap saja proses berhenti.
Wah..kalau begini pusing dah...
Selang sehari netbook itu belum juga beres..
Saya coba install kembali dengan Windows 7 ultimate(OS awal). Ternyata Proses berjalan tanpa kendala, tapi kenapa Windows Xp Sp2 tidak bisa(pikir saya).
Akhirnya saya coba googling dan menemukan tulisan INI.  karena dia juga mengalami hal yang sama dengan saya.
Ternyata permasalahannya ada pada pengaturan BIOS.
hanya perlu mengubah pengaturan :
"Max CPUID Value Limit" menjadi Enabled
Karena pengaturan awalnya adalah disable, jadi harus di ubahnya dengan cara masuk BIOS kemudian pilih Advanced lalu pada Max CPUID Value Limit tekan enter dan ganti Enabled lalu save.
Dan ketika saya coba install lagi Windows Xp Sp2 di netbook ini. Ternyata proses berjalan mulus sampai selesai...
Sebenarnya saya sudah melihat pengaturan ini. Tapi karena keterangannya
"Disable For Windows Xp" jadi saya pikir sudah benar.
Terimakasih buat pemilik blog Hanif Umega yang sudah berbagi pengalamannya..

Senin, 12 Desember 2011

RAM (Random Access Memory)

Setiap hardware yang beroprasi pada sebuah komputer sangat menentukan kemampuan kerja dari komputer itu, salah satunya yang akan kita bahas disini Adalah RAM(Random Access Memory), Memory ini merupakan tempat penyimpanan data yang diakses processor, Penyimpanan data pada RAM bersifat sementara ketika komputer dimatikan maka data yang ada akan dihapus/hilang.
Data yang tersimpan pada saat komputer hidup diakses sangat cepat, dan dapat diakses secara acak oleh karena itu disebut Random. Ini berlawanan dengan memory urut dimana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses secara berurutan.
Terdapat beberapa merek RAM yang tersedia dipasaran seperti Corsair, Kingston, Visipro, Apacer..DLL dengan harga dan kemampuan yang berbeda tiap tipe dan jenisnya.

=>> Berikut Beberapa Jenis RAM :
1. EDO RAM (Enhanced Data Output RAM)
Digunakan sekitar tahun 90an, pada komputer jenis lama processor INTEL Pentium I atau AMD ke5-6. Penggunaan RAM jenis ini harus sepasang(2 keping) terdiri dari 72pin.

2. RDRAM (Rambus Dynamic RAM)
Juga pada komputer lama( zaman pentium I ), harus digunakan 2keping tiap slot 1keping. Memiliki 232pin.

3. SDRAM (Synchronous Dynamic RAM)
Digunakan pada jenis pc dengan processor INTEL Pentium I sampai III, AMD ke5-7. memiliki 168pin. Kapasitas terbesar pada jenis ini adalah 512KB, dengan Bus Speed 100Mhz, 133Mhz.

4. DDR RAM (Double Data Rate RAM)
Jenis ini yang paling banyak digunakan pada Komputer zaman sekarang ini.
Dengan terus berkembang dari DDR I, DDR II, DDR III..
a. Pada DDR I memiliki 184pin dengan Bus Speed 266Mhz, 333Mhz, 400Mhz. Kapasitas terbesar 1GB.
b. DDR II memiliki 240pin dengan Bus Speed 400Mhz, 533Mhz, 667Mhz, 800Mhz, 1066Mhz. Kapasitas terbesar 2GB.
c. DDR III memiliki 240pin dengan Bus Speed 800Mhz, 1066Mhz, 1333Mhz, 1600Mhz, 1800Mhz, 1866Mhz, 2000Mhz Dengan kapasitas terbesar 4GB.

Masing-masing jenis RAM diatas memiliki slot pada Board yang berbeda-beda dan tidak saling kompatibel.
Demikian sedikit ulasan saya mengenai RAM(Random Access Memory).

Jumat, 09 Desember 2011

HardDisk

HardDisk atau harddisk drive disingkat HDD adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis.
Harddisk diciptakan pertama kali oleh insinyur IBM, Reynold Johnson di tahun 1956. Harddisk pertama tersebut terdiri dari 50 piringan berukuran 2 kaki (0,6 meter) dengan kecepatan rotasinya mencapai 1.200rpm (rotation per minute) dengan kapasitas penyimpanan 4,4MB.
HDD zaman sekarang sudah ada yang hanya selebar 0,6 cm dengan kapasitas 750GB. Kapasitas terbesar HDD saat ini mencapai 3TB dengan ukuran standar 3,5 inci.

Data yang disimpan dalam Harddisk tidak akan hilang ketika tidak diberi tegangan listrik. Dalam sebuah harddisk, biasanya terdapat lebih dari satu piringan untuk memperbesar kapasitas data yang dapat ditampung. Dalam perkembangannya kini HDD secara fisik menjadi semakin tipis dan kecil namun memiliki daya tampung data yang sangat besar. HDD kini juga tidak hanya dapat terpasang di dalam perangkat (internal) tetapi juga dapat dipasang di luar perangkat (eksternal) dengan menggunakan kabel USB atau pun FireWire.
Karena sifatnya yang rapuh dan tidak tahan guncangan, HDD bisa dikategorikan sebagai barang pecah belah.

Berikut Beberapa Komponen Harddisk :
Platter, sebuah piringan berbentuk bulat sebagai penyimpan data.
Spindle, tempat melekatnya platter. Spindle motor sebagai penggerak platter.
Head, sebagai read and write. Setiap piringan memiliki dua head.
Ketika PC sedang hidup/beroperasi sebaiknya tidak terjadi guncangan, karena head dapat bergesekan dengan piringan yang dapat merusak kedua komponen.
Logic Board, papan pengoprasian.
Actual Axis, poros/pegangan head.
kabel Ribbon, pengubung antara head dan logic board.
Power Conector, merupakan conector arus untuk PSU.
Jumper, untuk Jenis HDD SATA biasanya tidak perlu di jumper lagi, fungsinya untuk menentukan kedudukan HDD itu( master or slave).

HDD yang biasa dipergunakan terdapat beberapa jenis antara lain IDE, ATA, SATA, SCSI. Untuk penjelasannya silahkan baca postingan saya sebelumnya DISINI.
Mungkin anda juga ingin tahu mitos-mitos seputar harddisk silahkan anda baca DISINI.

Semoga Bermanfaat.!

Senin, 28 November 2011

Teknik Pendinginan Komputer

Pendinginan komputer atau pendinginan CPU adalah tindakan mengurangi atau menghilangkan panas dari sebuah komputer.
Panas yang berlebihan pada pralatan elektronik sangat berpotensi merusak.Banyak orang melakukan berbagai cara untuk mendinginkan komponen komputer mereka(khususnya pada prosessor) dari cara yang biasa hingga yang cukup extreme. beberapa cara untuk mengurangi panas pada sebuah komputer, diantaranya :

1. heatsink.
Heatsink adalah logam dengan design khusus yang terbuat dari alumuniun atau tembaga (bisa merupakan kombinasi kedua material tersebut) yang berfungsi untuk memperluas transfer panas dari sebuah prosesor.
Perpindahan panas terjadi menggunakan aliran udara di dalam casing. Menurut saya metode pendinginan ini tidak cukup efektif, karena sangat bergantung kepada aliran udara di dalam casing. jika aliran udaranya teranggu, maka bisa dipastikan prosesor akan kepanansan. Ada juga orang-orang yang menggunakan Big Copper Heatsink yang cukup besar..

2. heatsink fan (HSF).
Cara kerja dari HSF mirip seperti pada pendinginan menggunakan heatsink, tetapi pada HSF ditambahkan sebuah kipas untuk mempercepat proses transfer panas.
HSF bekerja lebih baik dari pada Heatsink. pada masa kini HSF menggunakan teknologi heatpipe yaitu pipa tembaga kecil untuk transfer panas dengan menggunakan konsep kapilaritas.
Biasanya jika seseorang melakukan OC (overclock) akan mengganti HSF bawaan komputernya, karena tidak mampu mengimbangi.. Jika OC tidak terlalu besar dilakukan, sebenarnya sebagian HSF bawaan juga mampu menahan..

3. water cooling.
Teknik pendinginan CPU menggunakan water cooling adalah dengan menggunakan cairan pendingin (biasanya berupa air)yang dialirkan menggunakan peralatan khusus untuk water cooling. peralatannya biasanya terdiri dari water block yang dipasangkan ke pengait prosesor dimotherboard, pompa air, dan radiator..

Biasanya cara-cara pendinginan water cooling dan extreme( seperti penggunaan LN2 AC,..dll) dilakukan oleh seorang gamers atau Seorang yang gemar OC(overclock) untuk mengurai panas yang dihasilkan dari kerja prosesor yang berlangsung lama secara full load atau OC yang tinggi.
Jika anda tidak melakukan hal itu atau penggunaan komputer anda dalam golongan biasa-biasa saja, sudah cukup dengan HSF dan jika perlu bisa di bantu dengan Kipas angin rumah.

Kamis, 24 November 2011

Jenis Sambungan Internet

Layana internet yang tersedia tidak terbatas pada pemakai , tetapi sangat tergantung dari penyedia hubungan anda atau ISP yang anda pakai .apakah ISP tersebut menyediakan fasilitas WWW, e-mail, FTP ,Chat, atau lainya.
Selain itu, keterbatasan layanan internet juga bias di pengaruhi oleh model sambungan yang anda pakai. Untuk itu pada bagian ini akan di bahas tentang dua model sambungan yang sering di pakai pada masyarakat internet yaitu dengan sistem SHELL dan system PPP.

Sistem SHELL
Sistem hubungan ini biasa di gunakan pada jaringan local yang ada pada ISP, internet Cafe, dan pendidikan. Hal ini di sebabkan spesifikasi yang di inginkan dalam jaringan adalah jumlah pemakai banyak, keseragaman pemakai, dan keterbatasan account yang tersedia.
Jenis sambungan ini merupakan penggabungan antara jaringan intranet(LAN) dan jaringan internet, yaitu pemakai menyambung ke server dengan model jaringan intranet (LAN) dengan kabel, selanjudnya server dengan software dan hardwarenya menyambung atau koneksi ke server ISP atau ke server internet.
Server intranet yang menyambung ke server ISP ( model ini biasa di gunakan oleh kantor ISP atau cafe internet milik ISP ), cukup menggunakan satu modem saja dengan satu account. Sedangakan untuk pemakai tidak perlu menggunakan modem, cukup dengan sambungan kabel. Dengan system shell ini, pemakai tidak pelu bersusah payah mensetup modem , dial property, dan lainya tetapi cukup menentukan jenis LAN-Card, jenis sambungan, nomor ip pemakai, dan server serta nomor ip gateway pada control panel network.
Tetapi pada system ini keterbatasan pemakai sangat mungkin tergantung dari software dan hardware yang digunakan oleh server atau tergantung dari istalasi pemakainya, seperti misalnya keterbatasan account menyebabkan kita tidak bias mengakses secara langsung sebuah account yang menyebabkan kita tidak bisa mengakses secara langsung ke sebuah account email dengan software MS-Outlook, tapi hal ini dapat di atasi dengan semakin berkembangnaya program browse internet berikut site-site yang dapat memuat, membentuk, dan menggunakan account email bahkan secara gratis.

Sistem PPP( protocol-to-point protocol )

Bila anda menggunakan hubungan dengan jenis system PPP ini, computer anda benar-benar menjadi bagian dari internet. Saat computer anda terhubung dengan computer server ISP, computer anda menjadi bagian dari internet dengan nama dan alamat hostnya sendiri. System ini bekerja dengan saling berhubungannya protokol computer pemakai dengan protokol computer server dengan menggunakan alat modem.
System PPP ini paling banyak di gunakan karena cukup dengan sebuah PC, sambungan telfon dan modem, anda sudah dapat mengakses internet , tentu jika anda punya account pada suatu ISP. Dengan system ini pemakai dapat menggunakan atau menghubungi penyedia di manapun anda berada. Hanya pada instalasi pemakaian lebih rumit dari pada system shell karena harus mengkonfigurasikan modem, dial property, alamat, dan nama host server ISP yang dituju.
Keterbatasan layanan yang ada ini tergantung dari ISP yang anda koneksi. Apakah ISP anda menyediakan WWW, FTP, IRC, atau yang lainnya. Selama ISP menyadiakan layanan itu, maka secara otomatis pemakai bisa langsung menggunakan, sedangkan untuk system shell tidak, pemakai harus menginstalasi suatu software client sesuai dengan software server yang di gunakan oleh computer server.

Semoga Bermanfaat...!!

Rabu, 23 November 2011

Perbedaan IDE, ATA, SATA


  • IDE ( Integrated Drive Electronics )


  • merupakan standar interface antara bus data motherboard komputer dengan disk storage. IDE interface di buat berdasarkan IBM PC Industry Standard Architecture (ISA) 16-bit bus.
    Interface dari IDE adalah interface untuk storage devices yang dapat teringrasi untuk disk atau CD- ROM drive.
    Walaupun IDE merupakan teknologi yang umum, kebanyakan orang menggunakan istilah IDE untuk merujuk pada spesifikasi ATA.
    Sedangkan AHCI (Advance Host Controller Interface) merupakan mekanisme hardware yang membolehkan software untuk berkomunikasi dengan SATA seperti host bus adapter yang didesain untuk hot-plugin dan Native Commande Queuing ( NVQ ) yang dapat menaikan kemampuan komputer/sistem/ hard disk terutama dalam lingkungan multi tasking dengan cara membolehkan drive untuk menjalankan perintah baca tulis yang dikirim secara acak dengan tujuan untuk optimalisasi perpindahan head pada proses pembacaan.


  • ATA ( Advanced Technology Attachment )


  • Kebanyakan type drive yang digunakan oleh para pengguna komputer adalah tipe ATA (dikenal dengan IDE drive). Tipe ATA di buat berdasarkan standart tahun 1986 dengan menggunakan 16 bit paralel dan terus berkembang dengan penambahan kecepatan transfer dan ukuran sebuah disk.
    Standart terakhir adalah ATA-7 yang dikenalkan pertama kali pada tahun 2001 oleh komite T13 ( komite yang bertanggung jawab menentukan standart ATA). Tipe ATA-7 memiliki data transfer sebesar 133 MB/sec. kemudian selama tahun 2000 ditentukan standar untuk Parallel ATA ( PATA ) yang memiliki data rate sebesar 133 MB/sec, tapi Parallel ATA ( PATA ) terdapat banyak masalah hal signal timing, EMI ( Electro Magnetic Interference) dan integritas data. Kemudian para industri berusaha menyelesaikan masalah yang di timbulkan oleh PATA dan di buatlah standar baru yang di sebut Serial ATA (SATA).
    ATA (Advanced Technology Attachment) menggunakan 16 bit paralel digunakan untuk mengontrol peralatan komputer, dan telah di pakai selama 18 tahun lebih sebagai standar. Perbedaan SATA dan ATA yang paling mudah adalah kabel data dan power yang berbeda. Standar ATA, seperti 200GB Western Digital Model, mempunyai dua inch kabel ribbon dengan 40 pin koneksi data dan membutuhkan 5V untuk setiap pin dari 4 pin connection.
    Sedangkan SATA seperti 120 GB, Western Digital Model mempunyai lebar setengah inci, 7 connector data connection sehingga lebih tipis dan mudah untuk mengatur kebel datanya. Kabel data SATA mempunyai panjang maksimal 1 meter (39.37 inci) lebih panjang dari ATA yang hanya 18 inci.


  • SATA ( Serial Advanced Technology Attachment )


  • SATA dengan 15 pin kabel power dengan 250 mV, tampaknya memerlukan daya lebih banyak di bandingkan dengan 4 pin ATA, tapi dalam kenyataanya sama saja.
    Dan kemampuan SATA yang paling bagus adalah tercapainya maximum bandwith yang mungkin yaitu sebesar 150 MB/sec Keuntungan lainya dari SATA adalah SATA di buat dengan kemampuan hot-swap sehinga dapat mematikan dan menyalakan tanpa melakukan shut down pada sistem komputer.
    Sedangkan dalam harga, drive SATA lebih mahal sedikit di bandingkan drive ATA , kesimpulanya SATA lebih memiliki keuntungan dibandingkan ATA dalam connector, tenaga, dan yang paling penting performanya. Sekarang standar ATA telah mulai di tinggalkan dan produsen memilih standart SATA.

    Semoga Bermanfaat..!!

    Senin, 21 November 2011

    Mengenal Domain

    Sebagai pengguna internet, sedikitnya kita harus tahu istila-istila yang digunakan pada masyarakat internet. Seperti istila Client, Host, ISP, IP, Domain, Server..Dan banyak lagi.!
    Pada kesempatan kali ini saya akan sedikit mengulas tentang Domain dan hal yang terkait dengan domain.

    Komputer yang dapat digunakan dalam hubungannya dengan internet yang memukinkan komputer lain menggunakannya untuk memperoleh hak akses ke internet di sebut dengan Host.
    Komputer Host ditandai dengan nama yang di sebut nama domain dan nomor yang di sebut IP Address.
    Ada tiga elemen penting dalam nama domain atau alamat internet yaitu :
    IP Address atau Alamat internet Protokol
    • Setiap host di internet memiliki alamat khusus yang di sebut internet protokol (IP) yang registrasinya di atur oleh pengelolah internet, sehingga tidak terjadi kesamaan alamat IP.
      Alamat IP tersebut terdiri dari 4 bagian nomor yang masing masing di pisahkan dengan tanda titik atau dot. Setiap mesin server jaringan internet mempunyai nomor tersebut dan nomor tersebut di gunakan sebagai tanda untuk mencari dan bekerja di host tertentu.
      Sebagai contoh :
      Sebuah server provider (sub-net) "solonet" mempunyai alamat IP : 202.155.0.10 karena jumlahpemakai atau pengunjung ke dalam host di mungkinkan berjumlah banyak, maka nomor IP yang di sediakan ada 2, satu sebagai primary dan satu sebagai secondary.

    Nama Domain
    • Selain nomor IP setiap host juga menyediakan nama-nama domain sehingga lebih mudah di ingat daripa harus mengingat nomor IP. Antara nomor IP dan nama domain mempunyai maksud sama dan dapat di pertukarkan dengan menggunakan salah satunya.
      Sebagai contoh :
      Sebuah server provider (sub-net) "solonet" mempunyai nama domain : www.solo.net.id

    Organisasi nama Domain
    • Karena jumlah nama domain yang begitu banyak, untuk menghindari kesamaan nama dari suatu nama domain, maka pengelolah internet mengorganisasi penamaan internet dengan menggunakan istila-istila seperti com yang artinya untuk host commercial, edu untuk host education, dan lain sebagainya.

    Penulisan yang mengacu pada pengorganisasian nama domain tersebut di tulis sebagai berikut :
    Nama pertama menandakan nama domain, misalnya bumi, nama selanjutnya menandakan jenis host misalnya net, artinya sub-net dan kode Negara di mana host itu berada, misalnya id yang artinya Indonesia.
    contoh jenis dan kode Negara host :
    Bumi.net.id dapat di artikan sebagai suatu host dengan nama bumi, dengan jenis sub-net(net), dan host berada di Indonesia(id).

    Semoga bermanfaat..!!

    Sabtu, 19 November 2011

    Apa Itu Ping

    Sebagai pengguna internet, Kita sering mendengar kata PING, atau juga melakukan PING, apakah kita tahu Apa Itu PING?. Pada artikel ini akan di jelaskan secara singkat mengenai PING.
    Jika anda sudah tahu, silakan dilewatkan, dibaca juga tidak masalah..hehehee

    Ping (singkatan dari Packet Internet Gopher) adalah sebuah program utilitas yang dapat digunakan untuk memeriksa Induktivitas jaringan berbasis teknologi Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/ IP).
    Dengan menggunakan utilitas ini, dapat diuji apakah sebuah komputer terhubung dengan komputer lainnya. Hal ini dilakukan dengan mengirim sebuah paket kepada alamat IP yang hendak diujicoba konektivitasnya dan menunggu respon darinya.

    • Sejarah
    Mike Muuss menulis program ini pada bulan Desember 1983, sebagai sarana untuk mencari sumber masalah dalam jaringan. Menurutnya, nama "ping" berasal dari suara echo (sonar) sebuah kapal selam yang bilamana sang operator mengirimkan pulsa-pulsa suara ke arah sebuah sasaran maka suara tersebut akan memantul dan diterima kembali ketika telah mengenai sasaran dalam jangka waktu tertentu.
    Contoh Ping Utilitas ping akan menunjukkan hasil yang positif jika dua buah komputer saling terhubung di dalam sebuah jaringan. Hasil berupa statistik keadaan koneksi kemudian ditampilkan di bagian akhir. Kualitas koneksi dapat dilihat dari besarnya waktu pergi-pulang (roundtrip) dan besarnya jumlah paket yang hilang (packet loss). Semakin kecil kedua angka tersebut, semakin bagus kualitas koneksinya.

    • Contoh Ping pada Microsoft Windows XP terhadap www.google.com
    C:\>ping www.google.com

    Pinging www.l.google.com [64.233.183.103] with 32 bytes of data :

    Reply from 64.233.183.103: bytes=32 time=25ms TTL=245
    Reply from 64.233.183.103: bytes=32 time=22ms TTL=245
    Reply from 64.233.183.103: bytes=32 time=25ms TTL=246
    Reply from 64.233.183.103: bytes=32 time=22ms TTL=246

    Ping statistics for 64.233.183.103:
    Packets:
    Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss), Approximate round trip times in milli-seconds: Minimum = 22ms, Maximum = 25ms, Average = 23ms

    Semoga Bermanfaat..!

    Selasa, 08 November 2011

    Mengenal Sistem Operasi

    Sistem operasi (Operating system atau biasa di singkat OS) adalah seperangkat program yang mengelola sumber daya perangkat keras komputer, dan menyediakan layanan umum untuk aplikasi perangkat lunak.
    Sistem operasi adalah jenis yang paling penting dari perangkat lunak sistem dalam sistem komputer. Tanpa sistem operasi, pengguna tidak dapat menjalankan program aplikasi pada komputer mereka, kecuali program aplikasi boot diri.
    Contoh populer sistem operasi modern termasuk Linux, Android, iOS, Mac OS X, dan Microsoft Windows.

    Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:
    1. Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory.
    2. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi.
    3. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna.
    4. Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain.
    5. Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.

    Program saling berkomunikasi antara satu dengan lainnya dengan Antarmuka Pemrograman Aplikasi, Application Programming Interface atau disingkat dengan API.
    Dengan API inilah program aplikasi dapat berkomunikasi dengan Sistem Operasi. Sebagaimana manusia berkomunikasi dengan komputer melalui Antarmuka User, program juga berkomunikasi dengan program lainnya melalui API.
    Walaupun demikian API sebuah komputer tidaklah berpengaruh sepenuhnya pada program-program yang dijalankan diatas platform operasi tersebut.

    Setiap proses dalam sebuah sistem operasi mendapatkan sebuah PCB (Process Control Block) yang memuat informasi tentang proses tersebut, yaitu: sebuah tanda pengenal proses (Process ID) yang unik dan menjadi nomor identitas, status proses, prioritas eksekusi proses dan informasi lokasi proses dalam memori.
    Prioritas proses merupakan suatu nilai atau besaran yang menunjukkan seberapa sering proses harus dijalankan oleh prosesor.
    Proses yang memiliki prioritas lebih tinggi, akan dijalankan lebih sering atau dieksekusi lebih dulu dibandingkan dengan proses yang berprioritas lebih rendah.
    Suatu sistem operasi dapat saja menentukan semua proses dengan prioritas yang sama, sehingga setiap proses memiliki kesempatan yang sama.
    Suatu sistem operasi dapat juga mengubah nilai prioritas proses tertentu, agar proses tersebut akan dapat memiliki kesempatan lebih besar pada eksekusi berikutnya (misalnya: pada proses yang sudah sangat terlalu lama menunggu eksekusi, sistem operasi menaikkan nilai prioritasnya).
    Jenis status proses yang mungkin dapat disematkan pada suatu proses pada setiap sistem operasi dapat berbeda-beda.
    Tetapi paling tidak ada 3 macam status yang umum, yaitu:
    1. Ready, yaitu status dimana proses siap untuk dieksekusi pada giliran berikutnya.
    2. Running, yaitu status dimana saat ini proses sedang dieksekusi oleh prosesor.
    3. Blocked, yaitu status dimana proses tidak dapat dijalankan pada saat prosesor siap.

    Semoga Bermanfaat..!

    Sabtu, 29 Oktober 2011

    7 Manfaat Game

    Game identik dengan sesuatu yang buruk. Namun,hal ini ditentang oleh dr. Irzan Nurman yang mengatakan bahwa ngegame itu
    menyehatkan, bahkan tak jarang game
    dipakai untuk terapi pasien.

    Dalam sesi talk show, dr. Irzan Nurman mengatakan bahwa jika kita bermain game 5 kali seminggu,asalkan tidak berlebihan,maka aktivitas itu akan membuat kita lebih sehat.
    "Bila kita terpatok pada statement'Game itu Negatif', maka kita tidak akan maju-maju," ujar Irzan.
    Dikatakan lebih lanjut oleh beliau bahwa sekolah-sekolah dasar di luar negeri sudah banyak yang memasukkan permainan dalam kurikulumnya karena memang game itu membawa banyak manfaat.

    Berikut lebih lanjut 7 manfaat ngegame yang disampaikan oleh dr Irzan Nurmana dalam acara Indonesia Bermain :
    1. Empati
    Game bisa mengembangkan empati pada diri seseorang karena saat ngegaMe ia biasanya involve dengan karakter-karakter yang ada dalam game tersebut.

    2. Post-traumatic
    Game bisa mengubah mood seseorang dan bisa membantu melupakan traumatik pada pasien meskipun hal ini tidak permanen.

    3. Cara belajar baru
    Belajar tidak harus serius, dengan gamepun seseorang bisa mempelajari banyak hal. Ini pun didukung dengan banyaknya game yang melatih otak.

    4.Manajemen penglihatan
    Gamer dilaporkan tidak akan mengalami masalah penglihatan meski ia doyan nge-game, justru manajemen penglihatan mereka lebih bagus.

    5. Resep untuk nyeri
    Game bisa membantu seseorang yang sedang menderita nyeri karena saat ngegame fokus seseorang teralihkan di permainan yang sedang ia lakukan.

    6. Berimajinasi lebih baik
    Dikatakan oleh dr. Irzan, imajinasi seseorang akan lebih baik bila ia sering ngegame.

    7. Koordinasi tangan dan mata
    Gamer memiliki koordinasi tangan dan mata yang lebih baik karena ia sudah terlatih saat melakukan permainan.

    Sesi talk show yang diisi oleh dr. Irzan Nurman adalah salah satu rangkain dalam acara Indonesia Bermain yang digelar di Sabuga, Bandung.

    Source detikcom

    Jumat, 28 Oktober 2011

    Mitos Seputar Harddisk

    Sebagai media penyimpanan utama dalam PC, harddisk memiliki peran yang penting pada PC. Cukup sering kita mendengar mitos dan pantangan yang sebaiknya tidak dilakukan.
    Beberapa di antaranya memang benar, ada juga yang sekadar mitos. Daripada sekadar menebak-nebak mana yang benar dan mana yang hanya pernyataan yang tidak rasional, ada baiknya menyimak pembahasan kali ini.

    Harddisk drive, sering disingkat HDD, juga dikenal dengan sebutan hard drive atau lebih singkat dengan harddisk saja.Untuk sementara kebanyakan PC masih menggunakan storage device menggunakan plat dengan permukaan magnetik untuk menyimpan data.
    Cukup banyak pertanyaanpertanyaan di penggunanya. Bahkan beberapa pengguna power user pun masih memiliki beberapa pertanyaan yang masih mengganjal. Pembahasan kali ini lebih menitikberatkan mitos-mitos seputar harddisk
    Pertanyaan- pertanyaan ini masih sering dipertanyakan bahkan pada diskusi web forum untuk topik spesifik khusus hardware dan harddisk.
    kesempatan kali ini kami coba merangkumnya dalam artikel kali ini. Mana yang benar dan mana yang keliru dari beragam mitos yang beredar tentang harddisk? Berikut sebagian besar di antaranya, yang kami bagi dalam beberapa kategori utama.

  • Proses Defragment dan Harddisk


  • Selama ini kami menganjurkan pengguna operating system Windows,untuk melakukan defragmenting secara berkala. Saat melakukan proses ini,selain terkadang membutuhkan waktu yang cukup lama (antara lain tergantung tingkat ter-defragment-nya dan freespace pada harddisk), dengan beban kerja harddisk (dan sistem) yang cukup tinggi, terkadang menimbulkan kekhawatiran, apakah proses defragment akan memperpendek umur harddisk?

    Melakukan Defragmenting Harddisk
    Memperpendek Umur Harddisk
    Proses defragmenting memang dianjurkan secara berkala. Ada kekhawatiran melakukan proses defragment akan meningkatkan risiko kerusakan harddisk. Terutama akibat meningkatnya beban kerja head actuator.
    Pernyataan tersebut ada benarnya. Proses defragment harddisk memang akan membebani, terutama proses seeking yang berlangsung, untuk mengatur urutan data pada harddisk.
    Sisi positifnya baru akan dirasakan setelah proses defragment. Dengan data yang lebih teratur setelah proses defragment membuat harddisk mengalami penurunan jumlah waktu yang dibutuhkan untuk seeking data.
    Selain peningkatan kinerja yang akan didapatkan oleh penggunanya.
    Jadi,memang benar proses defragmenting sedikit banyak membebani beban kerja harddisk selama proses defrag. Namun dengan keuntungan setelah proses defrag, yang biasanya akan berlangsung dalam jangka waktu yang lebih lama dibandingkan lama proses defrag. Menurut kami, proses defrag tetap masih kami anjurkan untuk dilakukan secara berkala.

  • Proses Format dan Harddisk


  • Cukup banyak anggapan yang menghubungkan proses format harddisk dengan kelangsungan hidup
    harddisk. Beberapa di antaranya saling kontradiksi satu sama lain.

    Melakukan Format Harddisk Memperpendek Umur Harddisk
    Memformat harddisk dipercaya dapat memperpendek umur harddisk.
    Hal ini sama sekali tidak benar. Memformat harddisk bukan merupakan aktivitas dengan beban kerja terberat yang ditangani harddisk. Bahkan beban kerja harddisk dalam proses format harddisk, masih jauh lebih ringan, dibandingkan saat operating system Windows mulai mengakses virtual memory.
    Beberapa pembenaran logis untuk mitos ini dengan pernyataan bahwa pergerakan head dalam proses formatting lebih aktif dan rumit dibanding proses nonformat.
    Malah sebaliknya, pada kenyataannya proses format melakukan pergerakan secara berurut, dari sector 500, 501, dan seterusnya. Bahkan, dikarenakan head read/write harddisk sama sekali tidak bersentuhan dengan platter secara fisik, jadi tidak ada gesekan tambahan sama sekali.
    Bahkan perbandingan ekstremnya, memformat setiap hari bahkan setiap jam sekalipun tidak membuat harddisk Anda cepat rusak. Atau setidaknya tidak akan lebih cepat rusak dibandingkan pemakaian normal sehari-hari.

  • Bad Sector Timbul atau Bertambah


  • Setelah Proses Format
    Ada yang berpendapat, bad sector pada harddisk dapat semakin bertambah setelah dilakukan proses format.Kenyataannya, bad sector pada harddisk akan bertambah, tergantung pada jenis kerusakan yang menyebabkannya. Jika bad sector pada harddisk disebabkan karena kerusakan fisik, baik pada head maupun pada platter, maka bad sector dipastikan akan terus bertambah. Baik tanpa ataupun dengan proses format, bahkan sebetulnya tidak ada sama sekali hubungannya dengan proses format. Proses apapun yang masih dilakukan pada harddisk yang sudah "cedera" ini, tentu akan menambah bad sector.
    Satu-satunya alasan yang masuk akal untuk mitos ini adalah, setelah proses format selesai, akan menampilkan report hasil format. Salah satunya adalah jumlah bad sector. Dan jika dibandingkan dengan proses format sebelumnya, akan terlihat penambahan jumlah bad sector. Jadi yang lebih tepat, proses format akan mengeluarkan report status harddisk, termasuk bad sector; dan tidak secara spesifik yang menyebabkan bertambahnya bad sector.

    Menghilangkan Bad Sector dengan Proses Format
    Ini kebalikan dari pendapat sebelumnya.Ada yang berpendapat, bad sector akandapat diperbaiki, dengan melakukan format harddisk. Bad sector sebenarnya adalah sector pada harddisk yang tidak dapat digunakan dengan sempurna, baik untuk proses read maupun write. Untuk logical bad sector, memang benar dapat diperbaiki dengan proses format, ataupun utility lain yang memang khusus dapat memperbaiki logical bad sector ini. Logical bad sector terjadi biasanya dikarenakan kesalahan proses read/write oleh sebuah aplikasi. Lain halnya jika bukan berupa logical bad sector. Katakanlah bad sector secara fisik, dikarenakan kerusakan partial pada platter harddsik atau sering disebut sebagai physical bad sector.
    Physical bad sector tidak akan dapat diperbaiki baik dengan software utility khusus, apalagi sekadar melakukan proses format. Kecuali untuk harddisk tipe tertentu yang dilengkapi dengan spare sector.
    Proses format akan menandai bad sector, dan menggantinya dengan spare sector, jika memang tersedia dan masih tersedia pada harddisk. Physical bad sectordapat menjadi salah satu pertanda awal kerusakan pada harddisk.
    Bisa terjadi akibat head bersentuhan fisik dengan platter, mengakibatkan munculnya serpihan platter ataupun bagian dari head. Meskipun serpihan ini amat sangat kecil, untuk harddisk yang vacum, dengan ruang yang minim dan platter yang berputar, ini akan sangat mengganggu.
    Serpihan kecil ini akan terus terbawa oleh putaran platter dan bisa saja mengganggu keseimbangannya saat berputar, dan sangat mungkin bertabrakan dengan bagian harddisk yang lain. Namun, sekiranya harddisk Anda memang menyediakan spare sector tersebut, bukan berarti harddisk dalam keadaan prima seperti sedia kala.

    Pada kebanyakan kasus bad sector yang diganti dengan spare sector memiliki track yang berbeda. Tergantung pada perpindahan untuk selisih perbedaan track, hal ini akan menambah waktu seek yang diperlukan head actuator saat membaca data. Jadi, selain ada baiknya untuk memperhatikan report SMART dari harddisk, maka keberadaan bad sector dapat dijadikan pertanda awal untuk memensiunkan harddisk lama.
    Apalagi jika harddisk yang dimaksud digunakan untuk menyimpan data kritikal. Pada beberapa kasus memang bisa saja harddisk masih berumur panjang, meskipun sudah memperlihatkan pertanda tersebut dalam kurun waktu katakanlah tahun.
    Namun jika data yang tersimpan benar-benar penting, mempertimbangkan risiko yang ada, sebaiknya hal tersebut tidak dilakukan. Tidak perlu menunggu sampai harddisk benar-benar tidak dapat diakses.

  • Proses Format Berkala Dapat Meningkatkan Kinerja Harddisk


  • Benarkah harddisk perlu diformat secara berkala untuk meningkatkan kinerja harddisk??
    Mungkin Anda pernah mendengar tentang hal ini, terutama untuk harddisk yang terinstal operating system. Untuk hal ini, sama sekali tidak ada logika yang dapat membenarkannya. Format harddisk secara sama sekali tidak berhubungan dengan meningkatnya kinerja harddisk. Sekalipun berdasarkan pengalaman, Anda merasakan peningkatan kinerja harddisk seusai diformat setelah digunakan sebelumnya selama katakanlah dua tahun.

    Hal ini bukanlah hasil yang didapat dari sekedar melakukan proses format. Selama dua tahun digunakan, beragam data sudah masuk dan keluar pada harddisk tersebut. Tergantung pada ukuran kapasitas harddisk, ukuran file dan variabel lain; ini sedikit banyak mempengaruhi susunan data pada harddisk. Terdefragmentasinya data pada harddisk membuat kinerja harddisk semakin lambat. Dengan melakukan format, harddisk kembali kosong, dan file-file yang baru dimasukkan tidak terdefragmentasi dibanding pada kondisi harddisk sebelumnya. Jadi, untuk hal usaha meningkatkan kinerja harddisk, akan lebih praktis untuk sekadar melakukan defrag daripada harus memindahkan file ke tempat penyimpanan sementara untuk melakukan proses format.

  • Harddisk dan Catuan Listrik


  • Memastikan PC mendapatkan pasokan daya yang stabil dan terbebas dari gangguan lonjakan (surge) selalu kami sarankan, untuk mendapatkan kinerja yang maksimal dan stabil. Hal ini juga penting untuk harddisk. Beberapa mitos di antaranya memang benar dapat merusak harddisk. Selengkapnya dapat dilihat pada uraian berikut.

    Harddisk dan PSU
    Turunnya tegangan dari catuan daya ataupun ketidakstabilan catuan daya adalah salah satu yang menyebabkan bad sector pada harddisk. Terutama power supply yang tidak memiliki daya output yang memadai. Jika pernyataan spesifik seperti ini, yaitu menimbulkan bad sector pada harddisk, maka mitos ini sama sekali tidak benar.
    Untuk harddisk, head actuator sama sekali tidak bersentuhan secara fisik dengan platter harddisk, dalam keadaan operasional normal. Bahkan sekalipun harddisk akan kehilangan catuan daya, tidak akan merusak platter maupun head actuator, dan tidak menimbulkan bad sector. Yang perlu diperhatikan adalah, meskipun catuan daya yang tidak stabil tidak akan secara spesifik menjadi penyebab timbulnya bad sec-tor, namun masih ada risiko lainnya.

    Gangguan catuan daya dapat merusak circuit board juga merusak motor pemutar spindle pada harddisk. Dua bagian harddisk ini lah yang lebih tepatnya akan mengalami dampak negatif dari ketidakstabilan listrik ataupun buruknya kualitas keluaran listrik dari power supply.
    Bahkan pada kondisi ekstrem terburuk, malfunction pada power supply yang kurang berkualitas dapat secara instan mematikan harddisk dan tidak bisa berfungsi sama sekali.
    Katakanlah ketika terjadi lonjakan listrik (surge) tanpa dapat difi lter oleh power supply.

    Putaran Harddisk dan Catuan Daya
    Masih seputar harddisk dan catuan daya listrik, namun sedikit lebih spesifik. Mungkin juga terjadi hanya sebatas putaran harddisk menjadi tidak stabil. Terdengar bunyi percepatan perputaran harddisk (spin-up), namun harddisk tidak mendapat catuan daya yang memadai, dan gagal melakukan spin-up dengan sempurna. Spin-down terjadi bukan karena perintah harddisk, tapi lebih dikarenakan catuan daya yang tidak memadai.

    Gejalanya adalah spin-up dan spin-down dalam jeda waktu atau pola tertentu, tanpa aktivitas pada operating system, atau bahkan terjadi saat PC baru melakukan proses boot.
    Sebenarnya dalam kondisi normal, proses spin-up dan spin-down hanya akan dilakukan harddisk saat melakukan proses kalibrasi ulang. Salah satu penyebab kalibrasi ulang adalah ketika terjadi perubahan temperatur, yang menyebabkan ukuran data dan posisi data pada harddisk juga akan berubah. Penyebab kalibrasi yang lain adalah ketika data pada platter tidak dapat terbaca dengan sempurna.
    Hal yang serupa juga terjadi pada optical disc drive, dengan suara kebisingan yang lebih terdengar. Jika hal ini dirasakan sering terjadi pada harddisk Anda, ini termasuk salah satu pertanda awal harddisk tidak dalam keadaan prima.

    Aliran Listrik dan Harddisk
    Tiba-tiba listrik padam mendadak, tanpa UPS maka PC desktop akan tidak berdaya dan serta merta langsung ikut mati.

    Beberapa berpendapat listrik yang mati mendadak, atau dalam hal ini jika PC dimatikan secara paksa (mencabut kabel power, mematikan switch power pada PSU) dapat menyebabkan timbulnya bad sector pada harddisk. Saran ini benar untuk harddisk zaman dulu sekali. Ketika head harddisk masih disarankan untuk diposisikan dalam kondisi park saat PC dimatikan.
    Tetapi tidak untuk harddisk terkini, produksi pada kurun waktu dekade ini. Head actuator pada harddisk terkini digerakan dengan voice coil actuaor. Secara otomatis, head actuator akan secara otomatis memposisikan diri seketika ke posisi aman jika catuan daya ke harddisk terputus. Jadi untuk harddisk dengan voice coil actuator, risiko untuk hal ini sangat minim. Berbeda dengan harddisk zaman dulu yang masih digerakkan dengan stepper motor yang masih tergantung pada fungsi mekanis.
    Catuan daya ke harddisk yang terputus secara mendadak dapat saja membuat head terhenti di posisi yang tidak aman. Itu sebabnya harddisk terdahulu diposisikan dalam kondisi park.

  • Perputaran Platter Harddisk


  • Platter harddisk hanya akan berputar (spin up) pada saat proses read atau write data, dan akan melakukan spin-down saat idle. Pendapat ini tidak sepenuhnya tepat. Harddisk tetap berputar meskipun dalam keadaan idle.
    Kecuali penggunanya mengaktifkan set spindown time untuk waktu idle harddisk (atau pada Windows power management disebut turn off harddisk). Pertanyaan selanjutnya adalah, apakah lebih baik untuk mengaktifkan spin down ini? Jawabannya adalah tidak,,terutama untuk yang membutuhkan kinerja tercepat. Biasanya hardisk melakukan spin-up saat boot PC.

    Proses spin-up ini membutuhkan waktu dan relative membuat komponen dalam harddisk banyak beraktivitas. Setelah spin-up, praktis harddisk hanya perlu mempertahankan kecepatan putar platter. Jika harddisk sudah melakukan spin-down, akan memerlukan waktu lagi untuk mempersiapkan harddisk agar siap menerima data. Harddisk perlu melakukan spin-up kembali, dan mencapai kecepatan putar optimal, sebelum siap melakukan proses read/write. Maka dari itu, jika menginginkan kinerja tercepat dari harddisk kami menyarankan untuk tidak mengaktifkan spin-down.
    Namun, mengaktifkan spin- down juga memiliki keuntungan tersendiri. Harddisk akan mengurangi konsumsi dayanya, ini juga akan memberikan dampak positif dari penurunan panas yang dihasilkan saat beroperasi. Dan sedikit banyak dapat mempengaruhi daya tahan harddisk itu sendiri. Jadi sekiranya Anda menginginkan kedua hal tersebut, perhatikan gaya penggunaan PC, dan tentukan waktu jeda untuk spin-down yang ideal.

  • Posisi Harddisk


  • Jenis PC case yang beragam terkadang juga memberikan konsekuensi peletakan harddisk yang beragam. Ada yang menyediakan tempat untuk harddisk secara horizontal, ada yang hanya menyediakan letak harddisk secara vertikal. Harddisk Posisi Horizontal Ada yang berpendapat, menempatkan harddisk secara vertikal untuk penggunaan dalam jangka waktu lama akan merusak harddisk. Sangat disarankan harddisk digunakan dalam kondisi horizontal. Pendapat tersebut sama sekali tidak benar. Harddisk terkini dapat dioperasikan, baik dalam posisi horizontal, vertikal, bahkan terbalik sekalipun.
    Dan sama sekali tidak akan mempengaruhi umur harddisk. Yang jangan dilakukan adalah hal ini, jika lubang breathing hole harddisk tidak mendapatkan akses pertukaran udara yang memadai. Dalam posisi apapun, iniakan memperpendek umur harddisk.

    Source PcMedia
    Semoga Bermanfaat.... :)

    Kamis, 20 Oktober 2011

    Mengenal Virus Komputer

    Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain.
    Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup.
    Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.

  • Cara Kerja.

  • Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras komputer tetapi dapat mengakibatkan kerusakan dengan cara memuat program yang memaksa over process ke perangkat tertentu.
    Efek negatif virus komputer adalah
    memperbanyak dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada komputer (seperti penggunaan memori) menjadi berkurang secara signifikan. Hampir 95% virus komputer berbasis sistem operasi Windows. Sisanya menyerang Linux/GNU, Mac, FreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System. Virus yang ganas akan merusak perangkat keras.

  • Jenis Virus.

  • Virus komputer adalah sebuah istilah umum untuk menggambarkan segala jenis serangan terhadap komputer.
    Dikategorikan dari cara kerjanya, virus komputer dapat dikelompokkan ke dalam kategori sebagai berikut :

    =>Worm
    Menduplikatkan dirinya sendiri pada harddisk. Ini membuat sumber daya komputer (Harddisk) menjadi penuh akan worm itu.
    =>Trojan
    Mengambil data pada komputer yang telah terinfeksi dan mengirimkannya pada pembuat trojan itu sendiri.
    =>Backdoor
    Hampir sama dengan trojan. Namun, Backdoor bisanya menyerupai file yang baik-baik saja. Misalnya game.
    =>Spyware
    Virus yang memantau komputer yang terinfeksi.
    =>Rogue
    merupakan program yang meniru program antivirus dan menampilkan aktivitas layaknya
    antivirus normal, dan memberikan peringatan-peringatan palsu tentang adanya virus. Tujuannya adalah agar pengguna membeli dan mengaktivasi program antivirus palsu itu dan mendatangkan uang bagi pembuat virus rogue tersebut.
    Juga rogue dapat membuka celah keamanan dalam komputer guna mendatangkan virus
    lain.
    =>Rootkit
    Virus yang bekerja menyerupai kerja sistem komputer yang biasa saja.
    =>Polymorphic virus
    Virus yang gemar beubah-ubah agar tidak dapat terdeteksi.
    =>Metamorphic virus
    Virus yang mengubah pengkodeannya sendiri
    agar lebih sulit dideteksi.
    =>Virus ponsel
    Virus yang berjalan di telepon seluler, dan dapat menimbulkan berbagai macam efek, mulai dari merusak telepon seluler, mencuri data-data di dalam telepon
    seluler, sampai membuat panggilan-panggilan diam-diam dan menghabiskan pulsa pengguna
    telepon seluler.

  • Cara Mengatasi.

  • Serangan virus dapat dicegah atau ditanggulangi dengan menggunakan Perangkat lunak antivirus . Jenis perangkat lunak ini dapat juga mendeteksi dan menghapus virus komputer. Virus komputer ini dapat dihapus dengan basis data (database/Signature-based detection),heuristik,( mengenai antivirus baca posting saya sebelumnya DISINI )atau peringkat dari program itu sendiri (Quantum).

    Semoga Bermanfaat..!

    Source : wikipedia

    Senin, 17 Oktober 2011

    Mengenal AntiVirus Dan Cara Kerjanya

    Perangkat lunak antivirus Antivirus adalah sebuah jenis perangkat lunak yang digunakan untuk mengamankan, mendeteksi, dan menghapus virus komputer dari sistem komputer. Antivirus disebut juga Virus Protection Software. Aplikasi ini dapat menentukan apakah sebuah sistem komputer telah terinfeksi dengan sebuah virus atau tidak. Umumnya, perangkat lunak ini berjalan di latar belakang (background) dan melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses (dibuka, dimodifikasi, atau ketika disimpan).
    Antivirus - antivirus terbaru sekarang tidak hanya mendeteksi virus.

    Program antivirus sekarang juga telah dilengkapi dengan kemampuan untuk mendeteksi spyware, rootkits, dan malware - malware lainnya. Tidak hanya itu, antivirus sekarang dilengkapi firewall untuk melindungi komputer dari serangan hacker dan anti spam untuk mencegah masuknya email sampah dan/ atau virus ke inbox pengguna.

    => Cara kerja.
    Pada umumnya, cara kerja antivirus adalah:

    1. Pendeteksian dengan menggunakan basis data virus signature (virus signature database) :
    Cara kerja antivirus ini merupakan pendekatan yang banyak digunakan oleh antivirus tradisional, yang mencari tanda-tanda dari keberadaan dari virus dengan menggunakan sebagian kecil dari kode virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, dan telah dikatalogisasi sesuai dengan jenisnya, ukurannya, daya hancurnya dan beberapa kategori lainnya. Cara ini terbilang cepat dan dapat diandalkan untuk mendeteksi virus-virus yang telah dianalisis oleh vendor antivirus, tapi tidak dapat mendeteksi virus yang baru hingga basis data virus signature yang baru diinstalasikan ke dalam sistem. Basis data virus signature ini dapat diperoleh dari vendor antivirus dan umumnya dapat diperoleh secara gratis melalui download(update database).

    2. Pendeteksian dengan melihat cara bagaimana virus bekerja :
    Cara kerja antivirus seperti ini merupakan pendekatan yang baru yang dipinjam dari teknologi yang diterapkan dalam Intrusion Detection System (IDS). Cara ini sering disebut juga sebagai Behavior- blocking detection. Cara ini menggunakan policy (kebijakan) yang harus diterapkan untuk mendeteksi keberadaan sebuah virus. Jika ada kelakuan perangkat lunak yang "tidak wajar" menurut policy yang diterapkan, seperti halnya perangkat lunak yang mencoba untuk mengakses address book untuk mengirimkan e-mail secara massal terhadap daftar e-mail yang berada di dalam address book tersebut (cara ini sering digunakan oleh virus untuk menularkan virus melalui e- mail), maka antivirus akan menghentikan proses yang dilakukan oleh perangkat lunak tersebut. Antivirus juga dapat mengisolasi kode-kode yang dicurigai sebagai virus hingga administrator menentukan apa yang akan dilakukan selanjutnya. Keuntungan dari cara ini adalah antivirus dapat mendeteksi adanya virus-virus baru yang belum dikenali oleh basis data virus signature. Kekurangannya, jelas karena antivirus memantau cara kerja perangkat lunak secara keseluruhan (bukan memantau berkas), maka seringnya antivirus membuat alarm palsu atau "False Alarm" (jika konfigurasi antivirus terlalu "keras"), atau bahkan mengizinkan virus untuk berkembangbiak di dalam sistem (jika konfigurasi antivirus terlalu "lunak"), terjadi false positive. Beberapa produsen menyebut teknik ini sebagai heuristic scanning. Teknologi Heuristic Scanning ini telah berkembang begitu jauh hingga sekarang. Beberapa antivirus mengecek sebuah file dengan definisi biasa. Jika lolos dari deteksi biasa, maka file tersebut dijalankan di sebuah lingkungan virtual. Semua perubahan yang dilakukan file bersifat seperti virus, maka pengguna akan diperingatkan.

    Semoga Bermanfaat..

    #wiki